Sejarah

Masalah pokok pembangunan yang dihadapai Indonesia masa lalu, masa sekarang dan masa depan adalah mutu sumber daya manusia seutuhnya, yang dianggap sebagai modal dasar pembangunan. Anggapan ini akan menjadi kenyataan kalau SDM tersebut berpendidikan dan kompeten. Untuk itu diperlukan peningkatan mutu dan ilmu pengetahuan dalam menghadapi persaingan dalam era globalisasi. Ilmu kedokteran seperti ilmu yang lainnya juga harus ditingkatkan supaya meningkat mutu SDMnya. Untuk itu diperlukan penguasaan Sains dan Teknologi Kedokteran untuk meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia, sehingga memiliki kompetensi tinggi dalam bidang kedokteran. Oleh karena itu Program Pendidikan Doktor Fakultas Kedokteran Universitas Andalas ingin mewujudkan tenaga Pasca – sarjana (Doktor) dalam bidang kedokteran sebagai pemuka dalam pendidikan  dan penelitian yang lulusannya mampu menguasai IPTEK yang tinggi, berbudi luhur dan berperan dalam pembangunan.

Menyadari tuntutan ini perlu dilakukan pengembangan Program Pascasarjana Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dalam studi ilmu kedokteran berdasarkan beberapa pertimbangan :

  1. Meningkatnya urgensi tantangan dalam bidang kedokteran pada era globalisasi seperti merebaknya SARS, flu burung, demam berdarah, malnutrisi yang berdampak pada kecerdasan dan daya kompetitif generasi mendatang, serta meningkatnya penyakit degeneratif dengan meningkatnya usia harapan hidup pada bangsa Indonesia
  2. Meningkatnya kebutuhan SDM dengan kualifikasi akademik doktor dalam bidang ilmu kedokteran untuk perancangan, pelaksanaan dan pengawasan pendidikan dan penelitian ilmu kedokteran yang bermutu di era globalisasi.
  3. Meningkatnya kerjasama pendidikan tinggi di tingkat regional Asean.
  4. Mendukung pelaksanaan Undang-undang Sistim Pendidikan Nasional dan KKPTJP IV (2003-2010)

Pada september 2006 berdirilah S3 Ilmu Biomedik Program pascasajan Unand dengan andalan dosen-dosennya berasal dari S3 Ilmu Kedokteran Unair disamping dosen-dosen yang berasal dari perguruan tinggi lainnya baik berasal dari dalam maupun luar negeri. Pada mula berdirinya S3 biomedik berada dibawah S3 Biologi, dimana S3 biologi sendiri berada dibawah S3 pertanian Program pascasarjana Unand. Pada waktu itu tempat perkuliahan dilaksanakan di gedung MEU Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Untuk itu diangkatlah Prof. Dr. dr. Yanwirasti, PA (K) sebagai koordinator program S3 Biomedik Program Pascasarjana Universitas Andalas.

Menyadari hal ini, berkat kerja keras Direktur Program Pascasarjana Unand, Dekan Fakultas Kedokteran serta Koordinator Program Studi S3 Biomedik, dibuatlah proposal pendirian Program Studi Ilmu Biomedik Program Pascasarjana Universitas Andalas.

Alhamdulillah, pada tahun 2008 keluarlah izin dari DIKTI tentang pendirian program studi ilmu biomedik program pascasarjana Unand dengan :

Ketua Program Studi  : Prof. Dr. dr. Yanwirasti, PA (K)

Sekretaris                    : Prof. Dr. dr. Eryati Darwin, PA (K)

            Pada waktu itu, Program Studi Ilmu Biomedik sudah menempati gedung yang disediakan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Unand ditempat bekas rumah dosen Unand dikompleks Fakultas Kedokteran. Seiring dengan pengembangan Fakultas Kedokteran Unand yang mendirikan Labor Biomedik yang sangat menunjang penelitian mahasiswa terutama dalam bidang molekuler, maka pada lustrum ke 55 Fakultas Kedokteran Unand, diusianya yang berumur 4 tahun, Program Studi S3 Ilmu Biomedik menghadiahkan satu orang lulusannya Dr. dr. Delmi Sulastri, M.Sc, SpGK dengan predikat Cum-laude.

            Sejalan dengan perkembangan zaman, maka diperlukan pengembangan Program Studi Ilmu Biomedik menjadi Program Studi Ilmu Kedokteran, dimana Program Studi Ilmu Kedokteran dapat menampung peminatan Studi Ilmu Biomedik, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Olahraga, Fito Farmaka. Untuk ini pada tahun 2011 diusulkan perubahan nama S3 Ilmu Biomedik menjadi S3 Ilmu Kedokteran dengan tujuan Program Studi Ilmu Kedokteran Program Pascasarjana Unand akan lebih banyak menampung lulusan S2 dalam bidang ilmu kedokteran.

Pada tahun 2012 dengan Peraturan Rektor No.2 tahun 2012, pengelolaan Program S3 Ilmu Kedokteran mengalami perubahan manajemen, dimana secara administratif dan keuangan yang pada mulanya pengelolaannya berada dibawah Pasca Sarjana Unand dialihkan ke Fakultas Kedokteran. Pada saat ini pendidikan program pascasarjana S3 Ilmu Kedokteran sudah berada dibawah komando Fakultas Kedokteran.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply